Archive for the ‘Muhammadiyah’ Category

MASALAH BANK

6 Januari 2011

KEPUTUSAN TARJIH SIDOARJO

Mu’tamar Majlis Tarjih Muhammadiyah setelah mempelajari :

1. Uraian tentang masalah Bank dalam segala seginya yang disampaikan oleh Nandang Komar, Direktur Bank Negara Indonesia Unit I Cabang Surabaya

2. Pembahasan dari para Mu’tamirin.

 

Dengan bertawakal kepada Allah SWT

Menyadari :

1. Bahwa Bank dalam sistim ekonomi-pertukaran adalah mempunyai fungsi vital bagi perekonomian pada masa sekarang.

2. Bahwa Bank dalam wujudnya sekarang bukan merupakan lembaga yang lahir dari cita-cita social ekonomi Islam.

3. Bunga adalah sendi dari sistim perbankan yang berlaku selama ini.

4. Bahwa Ummat Islam sebagai Ummat pada dewasa ini tidak dapat melepaskan diri daripada pengaruh perbankan yang langsung atau tidak langsung menguasai perekonomian Ummat Islam.

 

Mengingat :

1. Bahwa nash-nash Quran dan Sunnah dengan jelas mengharamkan riba.

2. Bahwa fungsi bunga Bank dalam perekonomian Modern sekarang ini bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi Bank, melainkan juga berfungsi sebagai alat politik perekonomian Negara untuk kesejahteraan Ummat (stabilitas ekonomi).

3. Bahwa adanya Undang-undang yang mengatur besar kecilnya bunga adalah untuk mencegah kemungkinan terjadinya penghisapan pihak yang kuat terhadap pihak yang lemah disamping untuk melindungi langsungnya kehidupan Bank itu sendiri.

4. Bahwa hingga saat ini belum ada konsepsi sistim perekonomian yang disusun dan dilaksanakan sesuai dengan qa’idah Islam.

 

Menimbang:

1. Bahwa nash-nash Quran dan Sunnah tentang haramnya riba mengesankan adanya “Illah terjadinya pengisapan oleh pihak yang kuat terhadap pihak yang lemah.

2. Bahwa perbankan adalah suatu sistem lembaga perekonomian yang belum pernah dialami Ummat Islam pada masa Rasulullah s.a.w.

3. Bahwa hasil keuntungan Bank-Bank milik Negara pada akhirnya akan kembali untuk kemaslahatan Ummat.

4. Bahwa termasuk atau tidaknya bunga Bank ke dalam pengertian riba Syari’i dirasa belum mencapai bentuk yang meyakinkan.

 

Memutuskan :

1. Riba hukumnya haram, dengan nash shahih Quran dan Sunnah.

2. Bank dengan sistem riba hukumnya haram dan Bank tanpa riba hukumnya halal.

3. Bunga yang diberikan Bank-bank milik Negara kepada para nasabahnya atau sebaliknya yang selama ini berlaku, termasuk perkara “Musytabihat”.

4. Menyarankan kepada PP Muhammadiyah untuk mengusahakan terwujudnya konsepsi sistim perekonomian khususnya lembaga perbankan yang sesuai dengan qa’idah Islam.

Iklan

Mesjid Al-Amin Muhammadiyah

26 November 2009

Mesjid Al-Amin Muhammadiyah di Kelurahan Wajo Kecamatan Betoambari Kota Bau-Bau.

Mesjid Al-Amin berdiri di atas tanah sumbangan masyarakat kelurahan Wajo Kecamatan Betoambari Bau-Bau. Pembangunan mesjid ini mendapat dukungan dari dana dari PP Muhammadiyah dan sumbangan masyarakat setempat. Bersamaan dengan pembangunan mesjid ini juga dibangun juga sebuah mesjid di Kelurahan Bukit Wolio Indah yang juga mendapatkan dukungan dana dari PP Muhammadiyah.

Pembangunan kedua mesjid ini dilaksanakan pada periode kepengurusan PDM Buton 1995-2000. Kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh panitia yang tersiri dari : Drs. H. Syarifuddin Bone, S.H, M.H (Ketua), Abdul Gani Ali (Wakil Ketua), Drs. Muchlis (Wakil Ketua), Drs. Basuki (Sekretaris), Drs. Mahmud Bunarfa (Wakil Sekretaris), Subair, S.IP (Wakil Sekretaris), H. Edy

Mesjid Muhammadiyah Palatiga di Kelurahan Bukit Wolio Indah Kecamatan Wolio Kota Bau-Bau

Agussalim (Bendahara), Nuki Basir La Ewu, BA (Wakil Bendahara) dan Salyhin, S.Ag (anggota)

Informasi selengkapnya tentang pembangunan kedua mesjid ini dapat diperoleh dari Ketua Panitia Pembangunan Dr. H. Syarifuddin Bone, S.H., M.Si (Rektor UMB) saat ini.

Subair.


%d blogger menyukai ini: