Semangat Mendirikan Amal Usaha Muhammadiyah

Pada tahun 1976 mendapat tugas belajar dari pemerintah Propinsi Sulawesi Tenggara untuk mengikuti pendidikan guru yang dikenal dengan PGSLP yang disempurnakan di IKIP Malang Jawa Timur. Pendidikan berlangsung selama setahun dan pada awal tahun 1977 pendidikan selesai dan bersiap-siap untuk kembali ke Buton Sulawesi Tenggara.

Pada saat-saat terakhir perkuliahan, saya rajin beretemu dengan dosen dan suatu hari bertemu dengan Drs. Sukiyanto, pada saat itu beliau selesai memberikan kuliah kepada kami, beliau akan kembali ke rumahnya dengan berjalan kaki kebetulan jalan menuju ke rumahnya searah dengan jalan menuju tempat kosku. Kami berjalan beriringan sambil bercerita, dalam pada itu salah satu pesannya kepada saya, beliau berkata “jika kamu kembali ke daerah tugasmu bukan cuma mengajar sebagai guru tetapi juga mendirikan sekolah” Untuk mudahnya dirikanlah sekolah Muhammadiyah disana ada kerjasama dan saling membantu sambil menunjukkan STM Muhammadiyah yang sedang dibangunnya di Sumber Sari Malang tidak jauh dari jalan Jobang tempat kami berada saat itu, silahkan pergi melihat-lihat katanya.

Drs. Sukiyanto ádalah guru Matemátika yang baik juga tetangga yang suka menolong, pesan beliau saya ditarima sebagai amanah yang harus ditunaikan. Tapi apakah ada Muhammadiyah.di daerah saya …? Sejak kecil sampai tamat SMA saya hanya mengenal Muhammadiyah sepintas dari pelajaran sejarah di sekolah. Organisasi Muhammadiyah di Buton pada kurun waktu itu tidak terdengar, Detail organisasi Muhammadiyah saya ketahui nanti di Malang  yaitu sambil kuliah juga secara rutin mengikuti pengajian Ahad pagi yang diselenggarakan Lembaga Pembinaan Agama Islam (LEPAG) IKIP Malang dibawah bimbingan Drs. Humaidi Tatapangarsa. Dari sana saya mengetahui banyak tentang organisasi Muhammadiyah dan perannya dalam pembangunan pendidikan. Kuliah Ahad pagi yang diselenggarakan Lembaga Pembinaan Agama Islam IKIP Malang Sangat terbuka kepada semua orang sehingga pesertanya bukan hanya dosen dan mahasiswa IKIP Malang tetapi juga dihadiri peserta umum antara lain dari kalangan Muhammadiyah dan membawa saya untuk mengikuti kegiatan salat berjamaah di mesjid-mesjid Muhammadiyah yang ada di Malang.

Terbitnya Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor A-2/SKD/364/8590 tentang pengangkatan dan penetapan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Tingkat II Buton periode 1985 – 1990 merupakan pintu masuk untuk mewujudkan pesan sang dosen “Tidak hanya mengajar sebagai guru Matemátika di SMP tetapi juga mendirikan sekolah, kedepan akan ada wajib belajar bagi penduduk usia SMP dan itu memerlukan lembaga pendidikan yang banyak” demikian antara lain pesan Drs. Sukiyanto.

Bau-Bau,  16 Juni 2008  (Subair)

Tag: , , , , , , ,

Satu Tanggapan to “Semangat Mendirikan Amal Usaha Muhammadiyah”

  1. paulussssssssssssss Says:

    ada ngak ya SK PP tentang AUM yang mempasilitasi kegiatn para Ortomnya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: