4. Perubahan Badan Pendiri dan Modal Awal Pendirian UNISBU

Pada rapat tanggal 23 Mei 1999 disepakati bahwa UNISBU adalah milik Muhammadiyah dan personalia Badan Pendidiri pada Anggaran Dasar itu di hapus, maka praktis kepenguruan UNISBU tidak ada lagi. Maka secara terpisah dibentuklah Badan Pendiri UNISBU dengan komposisi sebagai berikut : Drs. A.M. Syahir Baso, S.H. sebagai ketua, Drs. H. Syarifuddin Bone, S.H, sebagai Wakil Ketua, Subair, S.IP sebagai Sekretaris, Nuki Basir L., BA sebagai Bendahara. Dokumen tertulis tentang Badan Pendiri ini mungkin tidak ada karena saya sebagai sekretaris tidak pernah membuatnya, hemat saya Badan ini hanya merupakan Badan Pekerja Menuju terwujudnya sebuah universitas milik Muhammadiyah.

Pada tanggal 8 Juli 1999 Badan Pendiri Yayasan UNISBU (Badan Pekerja Universitas Muhammadiyah Buton) menggelar rapat pertama dengan agenda Mengumpulkan dana modal yayasan sesuai amanat pasal 5 Anggaran Dasar sebesar Rp. 10.000.000,- yang akan dibagi kepada 13 orang. Pada rapat itu Drs. Basuki mengusulkan agar pengurus inti yang 4 orang (Ketua, wakil ketua, sekretaris dan Bendahara) masing-masing Rp. 1.000.000,- (Rp 4.000.000) dan sisanya Rp 6.000.000,- dibagi oleh anggota yang 9 orang, namun Abdul Rifai mengusulkan bahwa karena kemampuan berbeda-beda maka cara pembayaran berfariasi sesuai kemampuan masing-masing. Maka terjadilah kesepakatan untuk mengumpul dana sebagai berikut :
1. Subair Rp 100.000,-
2. Abdul Rifai Rp 100.000,-
3. Basuki Rp 25.000,-
4. Nuki Basir Rp 40.000,-
5. Sabaruddin Rp 25.000,-
6. Mahmud Bunarfa Rp 40.000,-
7. Kamaruddin Rp 50.000,-
8. M. Syahir Baso Rp 100.000,-
9. Muchlis Rp 100.000,-
10 H. Edy Agusalim Rp 1.000.000,- (telah ada di rekening Bank UNISBU (Bank Danamon) berasal dari uang Infak Anggota / Simpatisan PDM Buton)
11. H. Syarifuddin Bone Rp 800.000,- (telah ada di rekening Bank UNISBU (Bank Danamon) berasal dari uang Infak Anggota / Simpatisan PDM Buton)
12. La Samu Rp 50.000,-
13. Agus Suherman Rp 50.000,-
Disepakati pula bahwa dana itu untuk operasional Badan Pendiri 50% dan 50% untuk pembukaan rekening Bank Badan Pendiri. Realisasi pengumpulan dan penggunaan dana ini tidak jelas hanya Ketua dan Bendahara yang mengetahui.

Pada saat yang sama Abdul Rifai melaporkan kegiatan Penyusunan Buku-buku Laporan yang akan dikirim ke Kopertis Wilayah IX dan ke Kopertais Wilayah VIII, bahwa telah tersusun buku-buku laporan sebagai berikut :
1. Laporan Umum
2. Pokok-pokok Kurikulum
3. Syilabus Jilid I
4. Peraturan Umum UNISBU
5. Peraturan Sistim Kredit UNISBU
6. Peraturan Akademis UNISBU
7. Anggaran Dasar, Statuta dan Peraturan Khusus UNISBU
8. Persiapan Fisik UNISBU
9. Master Plan Calon Kampus UNISBU

Dalam Laporan itu dijelaskan pula bahwa :
1. Yang belum tersusun dan harus segera disusun ialah semua program studi pada Fakultas Ilmu Agama Islam.
2. Kalau membuka Fakultas/Program Studi baru mohon pengusul siap membuatnya, dengan memperhatikan contoh-contoh yang sudah ada.

Disampaikan pula pada laporan itu bahwa pembiayaan buku-buku laporan termaksud sebagai berikut :
1. Waktu penyusunan 29 hari
2. Kertas dan karbon tak terhitung
3. Foto-copy foto-copy konsep tak terhitung
4. Biaya Komputer Pak Subair tak terhitung.
5. Biaya foto-copy Pak H. Edy : Rp 724.000,-
6. Biaya Foto-Copy Pak Subair : Rp 124.000,-
7. Biaya Foto-copy dari Pak Syahir Baso : Rp 20.000,-
8. Biaya dari Pak Sayrifuddin Bone : Rp 20.000,-
9. Biaya dari Pak Subair : Rp 47.000,-

Dan seterusnya …………… lihat scening dokumen aslinya berikut ini.

Pada suatu ketika (tanggal kejadian saya lupa) A.M. Syahir Baso selaku Ketua Badan Pendiri menyampaikan kepada kami bahwa Dokumen Usulan Pendirian UNISBU belum lengkap, diperlukan rekening Bank senilai minimal Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah), Seharusnya dana itu diambil dari Bendahara Badan Pendiri tetapi dana awal yang disepakati saja tidak terkumpul apalagi mau membayar permintaan sebesar itu, maka mau dan tidak harus ditalangi dulu oleh anggota Badan Pendiri yang ikhlas. Maka yang bersedia menyiapkan dana untuk pembiayaan itu adalah Subair sebesar Rp 20.000.000, Syarifuddin Bone Rp 30.000.000, selebihnya meminjam pada ayahnya Azaluddin, S.E (Staf Biro Tata Usaha UNISBU) sebesar Rp 50.000.000,- pada saat itu A.M. Syahir Baso mengatakan tidak memiliki uang.

Keesokan harinya A.M. Syahir Baso, Sayarifudin Bone, Subair dan Drs. Muchlis serta beberapa teman lain dari Sekretariat UNISBU ke BRI Cabang Bau-Bau menyetor uang tersebut ke Rekening Giro Badan Pendiri UNISBU. Print Out Rekening giro akan dikirim oleh ketua Badan Pendiri A.M. Syahir Baso untuk melengkapi Usulan Pendirian UNISBU Bakal Universitas Muhammadiyah Buton (UNB).

Dana yang kelihatan pada uraian tersebut di atas hanya sebagian kecil dari sumbangsih yang telah diberikan oleh Anggota Badan Pendiri, masih banyak kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan oleh mereka dengan pembiayaan yang terpaksa harus merogoh uang dari kantung sendiri. Disamping itu pula tenaga, waktu dan pikiran yang telah dicurahakan perlu juga diperhitungkan. Pengorbanan, perasaan, emosi/semangat, bahkan ketidak nyamanan kehidupan yang dialami oleh anggota Badan Pendiri dalam mengawal bayi UNISBU menuju terwujudnya UMB sekarang ini merupaka sumbangsih yang tidak boleh diabaikan.

Beberapa contoh kegiatan yang dilakukan oleh anggota Badan Pendiri dengan menggunakan uang pribadi karena tidak ada uang di yayasan adalah :

1. Surat Mandat dari Rektor UNISBU Nomor 04/R/A.1/X/1999 Tanggal 23 Oktober 1999 kepada Subair, S.IP (Pembantu Rektor II) untuk :
a. Menghadap/konsultasi dengan instansi pemerintah cq. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan serta instansi terkait lainnya demi peningkatan mutu Akademis dan Administratif UNISBU.
b. Menghadap/konsultasi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Makasar serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Ujung Pandang demi kemajuan UNISBU.
c. Menyelesaikan tugas-tugas lainnya sehubungan dengan perlunya ditingkatkan kualitas UNISBU.

Kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan Mandat ini adalah :
a. Berangkat ke Jakarta mengikuti Workshop Pembangunan Pendidikan yang diadakan oleh Depdiknas di Cipayung Bogor, disini saya bertemu dengan utusan Kopertis Wilayah IX Ujung Pandang dan memastikan bahwa Dokumen Usulan Pendirian UNISBU sudah ada di mejanya dan akan ditindaklanjuti segera setelah kembali dari Workshop tersebut.
b. Berangkat ke Jogyakarta pada tanggal 28 Agustus 1999 menemui Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Achmad Syafii Ma’arif, M.A hasilnya beliau mengatakan bahwa besok pagi akan diadakan Rapat Majelis Dikti PP Muhammadiyah membicarakan UNISBU. Selanjutnya ditemani oleh Drs. Muis Sat Iman, M.Ag berangkat ke Semarang untuk menemui Prof. Dr. Maks Darsomo selaku Rektor UNISBU untuk memastikan keberadaan dan kesiapan beliau berangkat ke Buton.
c. Berangkat ke Makassar menemui Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar dan diterima oleh K.H. Jamaluddin Amin selaku Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Makassar sekaligus Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Beliau menyambut baik atas prakarsa Pendirian UNISBU sebagai salah satu Perguruan Tinggi di lingkungan Muhammadiyah di Buton dengan memberikan beberapa saran perbaikan pada leaflet yang saya tunjukan. Selain itu beliau mempersilahkan kepada saya untuk mempelajari pengelolaan Administrasi dan Akademik di Unmuh Makassar dibawa bimbingan para kepala Biro dari situ saya mendapatkan banyak buku-buku panduan, peraturan perundang-undangan dan buku-buku lain yang menyangkut pedoman pengelolaan perguruan tinggi di lingkungan Muhammadiyah. Buku-buku tersebut kemudian menjadi koleksi Perpustakaan UNISBU untuk dipedomani.
d. Bearangkat ke Kendari menemui Rektor Universitas Haluoleo dan diterima oleh Drs. Arif Suleman (Pembantu Rektor III) selanjutnya dibawa ke para Kepala Biro. Dibawa bimbingan Drs. La Otjo Oti (Kepala Biro Akademik) mendapatkan pengalaman dan pengetahuan pengelolaan universitas negeri dan Buku-buku pedoman pengelolaan Akademik dan Admnistari di Universitas Haluoleo. Buku-buku tersebut kemudian menjadi koleksi Perpustakaan UNISBU untuk dipedomani.

2. Surat Mandat Rektor Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) Nomor : A.1-II/VI/22/2001 kepada Subair, S.IP (Pembantu Rektor III) untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pendidikan Muhammadiyah di Jakarta.

Kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan Mandat ini adalah :
Melaporkan situasi Buton dan permasalahan Universitas Muhammadiyah Buton pada Rapat Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah se Indonesia yang dipimpin oleh Prof. Dr. Suyanto, P.Hd (Wk. Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah) dan Drs. Said Tuhulele, S.H. (Sekretari Majelis Dikti PP Muhammadiyah) yang diadakan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Rapat ini dihadiri juga oleh Prof. Dr. Busroh Mukaddas, MH (ketua Komisi Yudisial) selaku pembicara pada forum itu. Laporan itu mendapat tanggapan yang serius dari peserta rapat terutama Prof. Dr. Suyanto, P.Hd yang merekomendasikan kepada saya untuk segera menghadap Mendiknas.

3. Surat Mandat Badan Pelaksana Harian (BPH) Nomor 58/A1-II/21BPH/2001 Tanggal 25 Juni 2001 kepada Subair, S.IP (Wakil Ketua PDM Buton) untuk mengurus Percepatan Akreditasi Universitas Muhammadiyah Buton di PP Muhammadiyah Majelis Dikti Jokyakarta dan Kantor Mentri Pendidikan Nasional di Jakarta.

Kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan Mandat ini adalah :
Pada tanggal 1 Juli 2001 sekitar jam 8.30 bertemu langsung dengan Metri Pendidikan Nasional (Prof. Dr. Yahya Muhaimin) di ruang kerjanya. Dalam pertemuan itu membicarakan berbagai kendala dan masalah akibat keterlambatan keluarnya Izin Operasi Universitas Muhammadiyah Buton kemudian Beliau mempertemukan saya dengan Dirjen Dikti Depdiknas (Prof. Dr. Satryo Soemantri Brodjonegoro) untuk penyelesaian masalah yang menimpa Universitas Muhammadiyah Buton. Keesokan harinya saya kembali ke Buton dan tiba di Buton bersamaan dengan tibanya undangan Dirjen Dikti untuk Ketua Yayasan Universitas Muhammadiyah Buton dan Rektor Universitas Muhammadiyah Buton dalam rangka Upacara Penandatanganan dan Penyerahan Surat Keputusan Izin Penyelenggaraan program studi/jurusan dan Pendirian Perguruan Tinggi.
Keterangan tidak resmi yang saya terima dari Staf Biro Akademik dan Kemahasiswaan Direktorat Perguruan Tinggi Depdiknas pada waktu itu bahwa Universitas Muhammadiyah Buton akan diberikan Izin Operasi dengan 3 program studi terdaftar yaitu (1) Program Studi PGSD, (2) Program Studi Bahasa Indonesia dan (3) Program Studi Bimbimgan dan Konseling. Serta memberikan kesempatan selama satu tahun untuk membuka 10 Program Studi Baru dengan Perbandingan 4:3 antara Program IPA dan Program IPS.

4. Dan banyak kegiatan lain yang dilakukan tanpa Mandat dan tidak dapat diungkap satu-persatu karena memerlukan waktu dan halaman cukup banyak, yang dibiayai dengan merogoh kantung sendiri.

Sesungguhnya apa yang telah kita berikan ke Muhammadiyah dalam rangka gerakan pengembangan da’wa membumikan Agama Islam adalah amal-ibadah yang tidak perlu kita ungkapkan, Allah mengetahui semua itu. Namun beberapa kejadian mengharuskan kita berbicara mengungungkap fakta sejarah agar mereka yang sedang dan akan berkiprah di UMB mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

Berdirinya Universitas Islam Buton Nusantara (UNISBUN) milik Abdul Rifai yang berlokasi di tempat bekas Sekretariat Universitas Islam Buton (UNISBU) milik Muhammadiyah adalah upaya pengkaburan fakta sejarah apalagi Abdul Rifai pernah turut berperan aktif pada saat pendirian UNISBU Milik Muhammadiyah itu.

Pernyataan Drs. Andi Muh. Syahir Baso, S.H., M.H. di berbagai Koran Lokal Sulawesi Tenggara bahwa Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) bermula dari Yayasan miliknya serta pernyataan kuasa hukumnya yang akan mensomasi Muhammadiyah dan menyegal Kampus UMB karena berdiri diatas landasan Yayasan Milik Kliennya, semuanya merupakan upaya pembunuhan karakter Muhammadiyah di Buton dan pengkaburan nilai-nilai perjuangan para pendiri UMB. Demikian pula sikap para pemimpin UMB saat ini yang tidak mau tau tentang sejarah UMB juga perlu diwaspadai.

Bau-Bau, 17 April 2009 (Subair)

Tag: , , , , , , ,

Satu Tanggapan to “4. Perubahan Badan Pendiri dan Modal Awal Pendirian UNISBU”

  1. nurs Says:

    Mohon kirimkan data akreditas UMB kirim ke Email : nurs354@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: