Menerima SK PP Muhammadiyah

Suatu pagi setelah shalat Subuh pada awal tahun 1987 teman saya Maswan Salam memberitahukan saya bahwa La Tara Patra datang ke Bau-Bau bersama H. La Ode Tua Makmun, mereka menginap di rumah anaknya H. La Ode Tua Makmun di Kelurahan Bataraguru. Kami berdua begegas ke penginapan mereka karena ada urusan hubungan kerja yang akan dibicarakan dengan La Tara Patra . La Tara Patra ádalah seorang pejabat perencana di Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Sulawesi Tenggara, sementara saya dan Maswan Salam staf perencana pada Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buton. Kurang lebih pukul 7.30 kami tiba di penginapan mereka, berasamaan dengan itu tiba pula Abdul Muis A, B.A. (Kepala Urusan Tata Usaha Kandep Agama Kabupaten Buton) dan Drs. Ismail Arsyad (Kepala Kandep Agama Kabupaten Buton). mereka akan bertemu juga dengan H. La Ode Tua dan La Tara Patra. Pada saat itu Kami hanya sebentar bertemu dengan La Tara Patra kemudian kami pamit pulang. Tiga hari setelah peristiwa itu, Abdul Muis A, B.A. datang ke Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buton dengan maksud menemui saya, Maswan Salam dan La Ode Mbai Maswar, BA beliau memintai kesediaan kami untuk menjadi anggota Muhammadiyah dan ternyata hanya saya yang bersedia, La ode Mbai Maswar, BA beralasan sibuk dan Pak Maswan tidak berada di tempat. Kurang lebih satu bulan dari peristiwa itu saya menerima Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor A-/SKD/364/8590 tentang pengangkatan dan penetapan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Tingkat II Buton periode 1985 – 1990, dengan susunan anggota pimpinan sebagai berikut :

1. Abdul Gani Ali Dg Magassing : Ketua
2. H. La Ode Hamiru : Wakil Ketua I
3. Salahuddin : Wakil Ketua II
4. Abdul Muis A., B.A. : Sekretaris
5. Abdul Muin Dg Magassing : Wakil Sekretaris
6. Abdul Bonde : Bendahara
7. Ahmad L : Anggota
8. Subair : Anggota
9. Abdul Muis Malik : Anggota
10 Nuki Basir, B.A. : Anggota.

Pada tanggal 26 Agustus 2008 saya mengkonfirmasikan peristiwa tersebut dengan La Tara Patra di Kendari : Beliau memberikan penjelasan bahwa, Sejak tahun 1987 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Propisi Sulawesi Tenggara mengutus anggotanya ke Daerah-daerah untuk mensosialisasikan Muhammadiyah dan membentuk Organisasi Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang, kebetulan H. La Ode Tua dan La Tara Patra ditugaskan untuk melakukan sosialisasi dan memprakarsai pembentukan PDM dan PCM di wilayah Buton.
Alhamdulillah dengan terbitnya SK PP Muhammadiyah tersebut terbuka peluang untuk mewujudkan pesan sang Dosen Drs. Sukiyanto bahwa bila kembali ke daerah bukan hanya menjadi guru tetapi juga mendirikan sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Bau-Bau, 28 Agustus 2008.
Dituturkan oleh : Subair, S.IP, M.Si

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: